Jadi Suporter Olahraga Bisa Tingkatkan Kesehatan dan Kebahagiaan (Part 2)

Salah satu supporter melukisi wajahnya dengan bendera Belanda. (REUTERS / Ivan Alvarado)

3. Menjadi fans memperperat hubungan

Kesukaan anggota keluarga terkadang berbeda. Ada yang suka di rumah, tetapi ada yang suka bermain ke luar. Jika hal ini dibiarkan terus, maka ada kemungkinan relasi diantara anggota keluarga akan semakin renggang.

Di Inggris, sepak bola dapat menjadi semacam "bahasa yang seragam" yang dapat merekatkan semua anggota keluarga yang bahkan berasal dari generasi yang berbeda, seperti antara kakek dan cucunya.

4. Komunitas suporter adalah tempat yang nyaman

Dalam budaya dimana seseorang seringkali dituntut untuk menahan berbagai ekspresi, komunitas suporter justru menawarkan ruang yang aman untuk mengekspresikan segalanya.

Dalam salah satu riset di Inggris, menjadi suporter sepak bola ternyata dapat mengurangi stres karena saat menonton pertandingan seseorang akan nyaman untuk mengekspresikan identitas dan emosinya.

5. Merasa menang yang baik untuk kesehatan dan kebahagiaan

Akhirnya, saat tim kebanggaan memenangkan pertandingan atau bahkan kejuaraan, suporter tentu akan sangat senang bukan kepalang. Rasa senang karena menang tersebut adalah emosi yang berharga.

Rasa senang ini bahkan dapat menjalar ke kehidupan sehari-hari seorang suporter. "Mengidentifikasi dengan tim olahraga adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk sukses dalam kehidupan nyata," tulis buku tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jadi Suporter Olahraga Bisa Tingkatkan Kesehatan dan Kebahagiaan (Part 2)"

Posting Komentar